Indonesia, dengan ambisi besar untuk menjadi kekuatan ekonomi digital di Asia Tenggara, berada di persimpangan jalan menuju transformasi digital yang lebih mendalam.
Hans Dekkers, General Manager IBM APAC, dalam sebuah wawancara eksklusif, menyoroti peran krusial Sovereign AI sebagai katalisator utama dalam perjalanan ini. Dengan potensi penambahan Produk Domestik Bruto (PDB) hingga USD366 miliar pada tahun 2030 melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), adopsi Sovereign AI bukan lagi pilihan, melainkan keharusan strategis.
Dekkers menjelaskan bahwa Sovereign AI menawarkan keunggulan signifikan bagi seluruh spektrum bisnis di Indonesia, mulai dari perusahaan besar hingga Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Selain itu, Sovereign AI mendorong inovasi dan peningkatan produktivitas. Platform seperti IBM watsonx, yang diimplementasikan bekerja sama dengan Telkom Indonesia, memberdayakan bisnis untuk mengembangkan model AI yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal. Hal ini memfasilitasi otomatisasi, pengambilan keputusan yang lebih cepat, peningkatan layanan pelanggan, dan rantai pasokan yang lebih optimal.